cikal61

wp – life, from my angle……

snapsehati

Posted by cikal61 on 3 January 2007

snapsehati
snaps of sehatipeople

Posted in About Blog, Links, Photo, tentangsehati | Leave a Comment »

Jurnal Kelana

Posted by cikal61 on 4 December 2006

blog baru berisi tentang perjalanan………

http://jurnalkelana.blogspot.com

Posted in Links, tentangpetualangan | Leave a Comment »

i can’t……

Posted by cikal61 on 11 October 2006

setiap kegagalan pasti membawa hikmah,
dan saya adalah orang dengan banyak hikmah…..

orang-orang yang bangkit kembali setelah terjatuh adalah orang-orang yang kuat.

saya tidak bisa……
sudah terlalu dalam kata-kata itu terpatri, bukan lagi hanya berupa kata-kata lisan, tapi sudah bercampur segala macam cara dengan pikiran dan perasaan, bergelung dengan nyaman di sebuah sudut di alam bawah sadar…..

mks, 13 jan2006

Posted in catatankecil, tentanghidup | Leave a Comment »

Favorite Destination: Home, Best Trip: The next one

Posted by cikal61 on 11 October 2006

kalimat ini saya dapat dari thevisualrecord

simpel tapi dalam….

“tujuan favorit : rumah”
setiap pejalan/pengembara pasti akan pulang ke rumah!
yang jadi pertanyaan selanjutnya adalah dimana rumah itu?
“rumah adalah tempat dimana hatimu berada”
dimana lagi hati itu berada?

“perjalanan terbaik : yang berikutnya”
kita selalu ingin melakukan perjalanan,
karena perjalanan melambangkan perubahan
dan perubahan pasti terjadi.
manusia hidup untuk mengejar sesuatu tujuan,
dan ketika tujuan itu telah tercapai,
selalu saja ada tujuan baru yang ingin diraih……
dalam perjalanan tak ada istilah berhenti…..
kita hanya bisa beristirahat….
atau pulang…….

mks, 25nov2006

Posted in catatankecil, tentanghidup, tentangpetualangan | Leave a Comment »

khayalan dan kenangan

Posted by cikal61 on 11 October 2006

beberapa hari ini rasanya saya kembali hidup dalam kenangan, hari-hari berjalan hampa, berlalu begitu saja, tanpa makna. beberapa kenangan silih berganti hadir dan menari-nari dihadapanku….beberapa wajah dan cerita pernah menemani,
bersama dan berpisah

ah, tak mau rasanya hidup dalam kekangan diri sendiri……
kaki selalu melangkah tapi selalu saja kembali ke jalan ini,
apakah ini namanya tersesat?

mks, 28oct2005

Posted in Puisi, tentanghidup | 2 Comments »

fragmen gelap kehidupan #2

Posted by cikal61 on 11 October 2006

beberapa puisi tanpa judul dari arsip
lama,

kubagi kepada kalian semua,
daripada sia-sia menjadi kenangan yang hanya sesekali
dinikmati…..

Dan para malaikat menangis
Saat kelemahan membuatku tak bisa berkata jujur
Dan membiarkan diriku merasa cukup
Tanpamu….

Wahai sang kala akankah kau memutar kembali detikdetik itu
Hingga bisa kubercerita kepadanya
Tentang rasa hangat ini,
Tentang mimpimimpi ini,
Dan tentang hatiku yang senantiasa memakiku
Saat bersama dirimu tanpa dapat berkata
Betapa aku sayang kamu

Mks, 09Dec’03
Cikal61

———————————————————-

Tik….tak….tik…tak….tik…
Detak detik terus memburu tanpa belaskasihan
Membiarkan kesendirian
menempel pada raga
yang terpuruk bersama keinginan semu
untuk memiliki

Mks, 12Dec’03
Cikal61

———————————————————-

Hujan tak pernah berhenti beberapa hari ini
Menggenangi jalanjalan dengan air yang kecoklatan
Hujan juga selalu membawa khayalku kepadamu
Mencoba menghadirkan sosokmu dalam imaji
Saat memandang hujan di sudut kota

Mks, 25Dec’03
Cikal61

mks, 26oct2005

Posted in Puisi, tentang wanita, tentanghidup | Leave a Comment »

fragmen gelap kehidupan #1

Posted by cikal61 on 11 October 2006

Sepenggal kisah
yang mungkin terlupakan diantara puing-puing kehidupan

Keinginan untuk memiliki
Memang tidak mudah untuk menghadapi rasa itu
Namun bukankah dalam keinginan itu sendiri selain terkandung nafsu juga terkandung harapan yang mulia untuk
memanifestasikan sifat mencintai-dicintai itu sendiri?

Mks, 12dec’03
still@istana

apa arti rindu yang sebenarnya?
Pernahkah kalian mepertanyakannya? Atau mungkin selama ini kita hanya membiarkannya eksis tanpa pernah mengerti “kenapa” dan “untuk apa”?

Apa itu rindu? Suatu rasa yang kadang membawa kita menuju keputusankeputusan yang tidak rasional. Suatu dorongan yang timbul karna adanya kekosongan disaat muncul pemahaman terhadap diri sendiri. Rindu memang sebuah paradoks, kita selalu merasakan kepedihannya namun secara bersamaan kerinduan itu membawa suatu “kenikmatan” tersendiri yang muncul dari harapan bersatunya dengan yang dirindukan….
Aneh bukan? Kita bisa merasa sangat rindu pada seseorang waktu dia jauh, namun kadang kita juga baru merasakan kerinduan itu setelah kita bertemu dengan yang dirindukan…
Apa itu rindu? Mungkin hanya sesuatu yang sangat abstrak, seperti yang kurasa saat ini, kepadamu….

Mks, 15Dec’03
@istana

aku tak ingin berkata “aku mencintaimu”!
karna kutahu mungkin ku tak bisa selalu mencintaimu…
tapi adakah penyangkalan ini adalah sesuatu yang benar?
Bukankah justru dengan menyangkal kenyataan ini malah lebih berbahaya?
Entahlah…
Aku cinta kau,
Sekarang,
Entah esok
Atau lusa nanti…

Mks, 16Dec’03
@istana

Hujan tak pernah berhenti beberapa hari ini
Menggenangi jalanjalan dengan air yang kecoklatan
Hujan juga selalu membawa khayalku kepadamu
Mencoba menghadirkan sosokmu dalam imaji
Saat memandang hujan di sudut kota

Mks, 25Dec’03
Cikal61

Apakah setelah “memiliki” diri ini akan merasa puas?
Berat sekali menjalani hidup dengan keinginan2 ini…
Ingin bertemu denganmu!

Mks, 27Dec’03
@istana

betapa indahnya hidup yang diisi dengan cinta!
Kehadiranmu menyalakan kembali api kehidupan yang pernah padam,
Senyum yang kau beri membawa ketenangan dan kelegaan…

Mks, 06Jan’04
@istana

sampai kapan kerinduan ini harus kusimpan?
Haruskah kau tahu…?

Mks, 15Jan’04
@istana

benarkah cinta itu egois?
Terlalu banyak kebnyataan pahit yang berbicara tentang hal ini..
Dalam cinta kita tidak perduli lagi pada hal lain, yang penting hanyalah cinta itu sendiri…

Mks, 18Jan’04
@istana

pada saat dihadapkan pada kenyataan tidak bisa bersama, masih saja selalu sakit rasanya.
Padahal entah untuk yang ke berapa kalinya hal ini sudah terjadi…
Mungkin kita tak akan pernah pintar dalam ilmu cinta,
Karna setiap kali cinta itu datang maka ia membawa suatu rasa yang berbeda juga.
Pernahkah sebelum ini cemburu hadir dalam hati?
Cemburukah namanya kalau terasa perih saat dia bersama orang lain?
Bijaksanakah untuk mempertanyakan perasaannya kepada orang itu?
Siapa yang bisa menjawabnya selain dia sendiri?
‘ku tak ingin lagi menambah pertanyaan yang hanya bisa kau jawab sendiri.
Yang pasti cinta belum membuatku melupakan rasa sakit,
Memang sempat pernah cinta itu begitu membuai, penuh kebahagiaan, hanya ketulusan dalam mencintai, tanpa tuntutan memiliki, tanpa cemburu yang entah muncul darimana.
Saat itu cinta sudah cukup untuk cinta itu sendiri.
Sekarang, dengan cinta yang sudah bersama cemburu, cinta itu semakin membingungkan. Ingin bersama tapi tak ingin bila hanya sakit yang muncul.
Biarlah, berikan aku waktu untuk menemukan jawabannya. Yang ku tahu aku masih cinta.
Sekedar kado untuk ulang tahunmu yang ke 18 kemarin
Happy birthday ******

Mks, 27Jan’04
@istana

perasaan apa yang telah hilang dari dirimu?
Apa yang telah membuatnya hilang?
Betapa harapanharapan telah memenuhi ruang kosong dalam imajiku yang liar
Memang kepengecutan telah meliputi diriku,
Membuatku merasa semakin hina dan tak pantas…
Tak pantas untuk cintamu
Yang begitu kudambakan.

Mks, 11feb’04
@mappanyukki

tampaknya sang pengembara harus menjadi “batu” sekali lagi
masih sanggupkah ia bertahan?
Adakah perjalanannya selama ini telah membuatnya lebih kuat menjalani kenyataan ?
Kasih sayang… tak selamanya memiliki!
Biarkan kusayangi engkau dalam dunia khayalku,
Karena impian tak berani untuk menjadi nyata.
Inilah saatnya dimana seorang laki-laki
Mengetahui batasan bagi dirinya.
Tak pernah ada penyesalan dalam mencintaimu,
Yang ada hanya penyesalan karna tak pernah berani untuk mengungkapkannya.
Tentang keinginan untuk memilikimu….
Maafkan soal itu, aku tak dapat menyangkal bahwa aku juga manusia biasa
Dengan segala kekurangan yang mungkin masih kumiliki.
Untuk saat ini biarlah perasaanmu padaku tetap menjadi satu tanda tanya
Yang menemaniku dalam menantang sepi
Maafkan aku
Maafkan cintaku
Cinta yang mungkin pernah membuatmu terluka…
Setidaknya terima kasih
Kau pernah hadir dalam hidup ini
Pernah membuatku merasakan suatu rasa yang begitu indah
Terima kasih *****…

Mks, 14feb’04
@mappanyukki

terjaga sendiri menemukan kesunyian hidup yang begitu mencekam…
dalam keheningan malam seperti ini selalu
saja teringat akan dirimu.
Mungkin memang benar kalau aku belum bisa melupakan
Selama ini kenangan akan dirimu hanya kututupi dengan kesibukan2,
Namun selalu saja ada celah bagi kenangan itu untuk muncul kembali…
“kenapa” selalu saja muncul…
dan jawaban yang sama juga selalu kuterima,
“tak pantas bagiku untuk bertanya”
jika cinta begitu hebat…
maka mungkin belum pantas aku mengucapkannya padamu.
Masih begitu sering aku dikalahkan oleh keinginan2 semu,
Yang entah untuk apa?
Kesenangan sesaat mungkin?
Keberadaanmu sudah menjadi suatu kebiasaan bagiku,
Dan sulit rasanya menghapus memori yang pernah ada.
Biarkan kusimpan harapan ini sesaat lagi…

Mks27feb’04
@mappanyukki

Begitu lelah rasanya…
Kaki ini seolah sudah tak mau melangkah lagi
Tapi untuk berhenti ia tak mungkin sebab hanya maju yang ia tahu.

Mks19aug’04
@mappanyukki

Menyusuri sudut kota disaat orangorang sedang lelap,
Lampu jalan dan deru motor selalu setia mengikuti perjalan pulang…
Pulang kemana?
Rumah?
Tempat tinggal ataukah Cuma sekedar tempat berteduh untuk semalam?
Entahlah…
Tak tahu lagi dimana aku harus berada esok malam?

Mks23aug’04
@mappanyukki

mks, 26oct2005

Posted in catatankecil, tentang wanita, tentanghidup, tentangpetualangan | Leave a Comment »

sajak lima kata – lampu, kertas, bantal meja, selimut

Posted by cikal61 on 11 October 2006

sajak ini merupakan rangkaian dari sajak-sajak di milis SEJUTA-PUISI

malam ini lampu tak kunyalakan lagi,
setumpuk rindu dalam sebaris puisi
masih saja mencoba menangkapku
malam ini bantal dan selimut tak kudekap lagi
bagian dirimu masih tertinggal disana
di atas meja, secarik surat cinta kita tertiup angin

mks, 30sep2005

Posted in Puisi, tentang wanita, tentanghidup | Leave a Comment »

sedikit rasa selepas penyambutan

Posted by cikal61 on 11 October 2006

3 hari ini kususuri senja dari puncak-puncak bukit, di sela-sela hutan pinus, dan di pematang sawah….. sayang tak ada citra yang bisa kubagi selain kata, tapi saya yakin imajinasi kita masih cukup untuk menggantikan yang tak ada!

mks, 19sep2005

Posted in catatankecil, tentanghidup, tentangpetualangan | Leave a Comment »

mengenang setahun yang lalu

Posted by cikal61 on 11 October 2006

heELda
Originally uploaded by cikal61.

kadang kenangan itu kembali mendekap
membawa senyum, tipis dan satir
penuh sesal dan tanya

tapi cukup bahagia itu yang kusimpan

mks, 12sep2005

Posted in Puisi, tentang wanita | Leave a Comment »